Asuhan Keperawatan Klien Dengan Kista Ovarium
LANDASAN TEORI
1. Definisi
Kista adalah selaput yang mengandung
kantong yang tertutup, tumbuh secara tidak normal dalam satu jaringan atau
rongga badan.
Ovarium adalah indung telur dalam
alat kelamin wanita yang membentuk sel telur.
Kista ovarium adalah tumor ganas
ovarium yang penanganannya dapat berupa operasi bila ukurannya bertambah besar.
2. Etiologi
Kista ovarium paling tinggi terjadi pada wanita yang
keluarga dekatnya mengidap kanker ovarium, diet tinggi lemak, kegemukan dan
tidak pernah mengandung dapat meningkatkan resiko untuk menderita kista
ovarium (Corwin,1997).
Biasanya tumor terdiri atas beberapa
tipe antara lain serasa dan musinosa, kista adeno karsinoma, adeno karsinoma
endometrial dan tipe sel yang tidak dapat diklasifikasikan metastasis ke
ovargium sering terjadi pada karsinoma payudara dan tumor ganas kolon.
Karsinoma ovarium merupakan penyebab kematian paling sering terjadi pada banyak
kasus diagnosis hanya dapat ditegakkan bila penyakit telah lanjut yang
menyebabkan buruknya prognosis (David Overdoff,2002).
3. Patofisologi
Ovarium merupakan tempat yang umum
bagi kista yang merupakan pembengkakan/pembesaran sederhana. Konstituen ovarium normal, folikel graaf
atau korpus liteum atau kista ovarium (Brunner and Suddarth, 2001).
Resiko terjadinya kanker
ovarium adalah sekitar 1,4 % pada populasi umumnya faktor-faktor resiko tinggi
adalah adanya riwayat kanker ovarium dalam keluarga khususnya ibu atau saudara
perempuan. Ovulasi yang lebih dari 40 tahun dan nulipara atau kehamilan pertama
setelah berusia lebih dari 30 tahun dan perineum terus menerus terpapar ole
talk.
Kanker ovarium dapat
bermetastasis dengan invasi ke struktur. Struktur yang berdekatan pada abdomen
dan panggul dan melalui penyebaran benih tumor melalui caira peritoneal ke
rongga. Abdomen dan rongga panggul, asites dapat terjadi dan cairan yang
mengandung sels-sel ganas melalui saluran limfe menuju pleura dan akhirnya bisa
menyebabkan efusi pleura.